1. 2.

07 Maret 2011

Polantas Diminta Sosialisasikan Tentang Razia

TEMBILAHAN, PB - Seringnya razia yang dilakukan oleh polantas Kabupaten Inhil, telah membuat masyarakat resah. Karena hal tersebut dirasakan mengganggu kenyamanan transportasi masyarakat.

Bukan hanya itu saja, razia yang dilakukan oleh polantas tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan sedikitpun kepada masyarakat dan juga razia yang dilakukan oleh polantas dinilai tidak memenuhi prosedur.

Hal tersebut diungkapkan oleh seorang Dewan Presidium di LSM Fokus Ornof, Kemas Ibnu Sanjaya.

"Razia yang dilakukan oleh polantas tersebut tidak memenuhi prosedur yng semestinya, jikalau ingin melakukan razia tentu saja harus ada papan plang yang menyatakan jikalau ada razia. Sedangkan razia yang dilakukan oleh polantas kita disini samasekali tidak membuat papan plang tersebut, inikan sudah melanggar prosedur tentang diberlakukannya razia, " kata Kemas Ibnu Sanjaya.

Kemas Ibnu Snjaya meminta kepada pihak kepolisian untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang razia, agar masyarakat tahu tata tertib dalam suatu razia.

Selain itu, Kemas Ibnu Sanjaya juga mengharapkan agar pemerintah jangan hanya menuntut masyarakat untuk melakukan mengikuti peraturan saja, namun hak-hak masyarakatpun harus dipenuhi.

"Disini saya mengharapkan kepada pemerintah untuk tidak menuntut masyarakat untuk mengikuti peraturan saja, tapi hak mereka juga harus dipenuhi, seperti penerangan jalan. Jika hanya menuntu masyarakat memakai helm pada malam hari dijalan yang gelap dikhawatirkan bisa menimbulkan kecelakaan. Saya sendiri hampir saja mengalami hal tersebut dikarenakan jalan yang gelap," kata Kemas Ibnu Sanjaya.

Disamping itu, akibat razia yang hampir setiap malam dilakukan oleh polantas juga dirasakan oleh para pedagang kaki lima yang kebanyakan berjualan makanan seperti goreng-gorengan. Hal tersebut terjadi karena mereka hanya berdagang ketika sore hari sampai malam.

Mereka merasa bahwa penghasilan yang mereka dapatkan menurun dari biasanya. Hal itu dikarenakan banyak para pelanggan yang malas keluar rumah dikarenakan seringnya razia tersebut.( maria)

Staff Redaksi


Hendrik S (Polda Metro Jaya) (Jaksel) Robin S (Jaktim) Ramdani BE (Jakpus) (Jakut) Biro Bekasi :Sepmi R (Kabiro) , Joni Sitanggang, Binton Juntak, Mustofa, Ringan Simbolon, Haerudin, Herman Sitanggang, Mulayadi TH, Togar S, Banjarnahor, Syafi'i M, Biro Kab.Bogor :(Kabiro), Depok : Radot S, (Kabiro), Karawang : Ade Junaidi (Kabiro), Rihas Purnama YM, Edi Askam, Mustamir, Otong, Wawan, Junaedi, Sopyan Junior, Mumuh MuhamadMursid. Perwkln Jabar: Idris C.Pasaribu (Ka Prwkl), Ungkap M, Deni Ridwan, Parasman. Biro Cimahi : Prwkln Lampung : Prwkln Jambi : Sabarudin Nasution SE (Ka.Prwkl), Biro Tanjabbar : Hasbullah Biro Kab/Kota Siantar : Buhardo Siahaan. Biro Sulselbar : (Ka.biro)